Hempas
Catatan November (2)
Semuanya ENIGMA
Kamu, bahkan rasa mu
Seperti debu terhempas angin lalu
Kamu ilusi bagiku
Kamu khayal bagiku
Kamu sedu bagiku
Bukannya aku mengemis rasa dari mu
Tak ada niat sedikitpun
Tapi kemelutku semakin merundung ku
Ayolah diri, hempas jauh semua rasa mu
Tuhan sedang menyayangimu, menjagamu dan melindungimu dari desau-desau ambigu.
Lalu, seketika waktu berlalu
Membiarkan semua rasa terkubur
Luluh, tidak sama sekali.
Kamu hanya desau yang ku abai.
Putihku tak ingin ku buat abu.
Menjadikan ku orang baru.
Menghilangkan semua sendu yang mengganggu.
Halooo kalian yang masih bergelut dalam dunia ambigu tak berkilau.
Sadarilah, semua itu hanya benalu yang singgah sejenak pada dirimu.
Kesungguhan terbaik itu, pemberian tuhan mu yang sudah menentu.
Bumbu-bumbu rasa hanya menjadi candu mendasar tak abadi.
Lebih dari itu.
Pertebal semangat inovasi kreativitas diri untuk meraih impian-impian mu. Yang akan menyilaukan orang-orang banyak.
Semangat duluuuu, hempas semua desau-desau tak tentu, kubur semua untuk waktu engkau
Bandung, 04 November 2019
Komentar
Posting Komentar