Rabu Berlalu
Langkah waktu kian menjauh seiring dengan laju mu.
Rindu yang kian mengadu tak sanggup lagi ku halau.
Begitu candu memaku dalam-dalam hatiku.
Hingga akhirnya semua membeku dan kamu menjauh.
Apakah dahulu kamu meragu?
Atau aku memang keliru?
Sehingga kamu membisu dihadapanku dan tak berucap satu kata pun
Bagaimana dengan rasaku terhadapmu?
Apa kau anggap semua itu benalu?
Beri dulu semua jawabmu sebelum kau berlalu
Jangan kau acuh dan melaju berlalu.
Diri tersedu membisu seiring kenangan lalu bersama mu memenuhi pikiranku.
Pilu dirasa semua cerita tentangmu membuku.
Semua waktu berlalu meninggalkan desau-desau ambigu.
Dan tak mampu ku pecah semua risau.
Hingga semesta seakan mendukungku.
Dan dia beri langit abu-abu agar semua orang tahu, ada diri yang sedang kacau.
Bersama tetes air langit semua tersirat menyapu debu-debu kemarau.
Mungkin aku sudah membuatmu jemu.
Dan membuat hatimu kelabu.
Hingga waktu membawamu berlalu bersama orang baru.
Dan kau hiraukan segalanya tentangku.
Saat ini, Tuhan sedang memberiku waktu untuk menghapus semua lukaku.
Dan kamu juga diberi waktu untuk menyenangkan hatimu.
Jika Tuhan berkehandak, siapapun akan menyatu.
"Im Not Ready For Another Love"
Komentar
Posting Komentar